Selasa, 01 Juni 2010

Ali Sadikin, Empu Modernitas Kota Jakarta

Lahir dari keluarga sederhana di Sumedang pada tanggal 7 Juli 1927 membuat Ali Sadikin yang akrab disapa Bang Ali tumbuh menjadi pemuda yang giat bekerja keras dan belajar. Hal itu menghantarkan bang Ali menamatkan pendidikan Angkatan Laut di Semarang. Mengawali karirnya sebagai Perwira Angkatan Laut di Barak Wonokitri, Surabaya dan untuk waktu yang bersamaan Beliau menjabat sebagai staf korps marinir.Beliau juga menjadi dosen Akademi Angkatan Laut di Surabaya dan Hakim Militer di Pengadilan Militer Tinggi untuk surabaya dan Malang.

Pada tahun 1953 bang Ali dikirim ke sekolah korps Marinir di Quantico, Amerika Serikat untuk pelatihan tingkat lanjut. Sekembalinya ke Tanah Air, Beliau diangkat sebagai Komando Korps Marinir Pusat Pelatihan dan merangkap Komando Pasukan Marinir. Pada 1959 hingga 1963 bang Ali ditunjuk oleh Soekarno menjadi Deputi Militer atau Panglima Tertinggi Angkatan Laut Indonesia .

Selama menjabat sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Laut Indonesia Ali Sadikin memperoleh 26 Medali dan Penghargaan. Hal itu yang membuat Soekarno menunjuk Beliau menjabat sebagai Mentri Komunikasi dan Mentri Koordinasi Kelautan. Ketika berusia 39 tahun Soekarno menugaskan Beliau menduduki kursi sebagai Gubernur Jakarta pada tanggal 28 April 1966. Ali Sadikin menjadi Gubernur Jakarta selama 11 tahun hingga tahun 1977.

Bukan hal mudah memimpin suatu daerah yang kondisinya tidak terkendali. Iklim politik yang labil, kondisi sosial yang rendah, sanitasi buruk, meledaknya jumlah penduduk, masih minimnya pendidikan, transportasi semrawut, tatanan kota yang berantakan , serta kondisi ekonomi yang belum stabil. Kondisi semacam itulah yang harus diperbaiki oleh Ali Sadikin selama masa jabatannya sebagai Gubernur. Perbaikan struktur dan infrastruktur dilaksanakan dengan cepat guna memperbaiki kondisi Jakarta menjadi lebih baik. Beliau juga mempelopori adanya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah sejak 19 Juni 1968.

Dibawah kepemimpinannya, Jakarta mengalami banyak perubahan karena proyek-proyek hasil buah pikiran Beliau seperti pembangunan Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Ria Monas, Taman Impian Jaya Ancol, dan pelestarian budaya Betawi di kawasan Codet. Beliau juga terkenal sebagai pemerhati Budaya dan Olahraga. Ketika masa jabatannya Jakarta berkali-kali menjadi tuan rumah PON serta untuk pertama kali diselenggarakannya pemilihan Abang None Jakarta.

Ali Sadikin banyak memperoleh penghargaan selama Beliau menjabat maupun setelah menjadi mantan Gubernur Jakarta . Jasa-jasanya yang besar terhadap Indonesia khususnya Jakarta , telah menghantarkan Jakarta tumbuh menjadi salah satu kota Metropolitan di Asia Tenggara. Pada tahun 2006 Beliau menerima penghargaan dari Bank Dunia atas jasanya dalam pembanguna Jakarta melalui Program Muhammad Husni Tamrin (MHT). Karena keberhasilannya program tersebut telah ditiru beberapa kota di Indonesia dan Dunia. Beliau disebut sebagai Global Best Practice salah satu inisiatif yang menjadi teladan di seluruh Dunia. (Eka Ningtyas 08)

1 komentar:

  1. SAYA ATAS NAMA:PAK KAMARUDIN DARI MALAYSIA

    DULUNYA AKU TIDAK PERCAYA SAMA BANTUAN DARI
    PERAMAL TOGEL,TAPI SEKARANG AKU SUDAH PERCAYA
    KARENA SAYA SUDA MEMBUKTIKA SENDIRI.KARNA ANGKA
    YG DIBERIKAN 4D BENAR2 TEMBUS 100% ALHAMBUHLILLAH
    DPT 450 JUTA.DAN SAYA SELAKU PEMAIN TOGEL,DAN KEPERCAYAAN
    ITU ADALAH SUATU KEMENANGAN DAN SAAT SKRAG SY TEMUKAN
    ORANG YG BISA MENGELUARKAN ANGKA2 GAIB YAITU Aky WOWO
    JIKA ANDA YAKIN DAN PERCAYA NAMANYA ANGKA GOIB ANDA BISA
    HUBUNGI LANSUNG Aky WOWO DI NO_085328880180 atau Lihat SITUS RESMI AKI WOWO
    SAYA
    SUDAH BUKTIKAN SENDIRI ANGKA GOIBNYA DEMIH ALLAH DEMI TUHAN.
    INI KISAH NYAT SAYA.....

    BalasHapus