Sabtu, 04 Desember 2010

PD III ?

Korea Utara membombardir Pulau Yeonpyong (yang tentu saja diklaim sebagai wilayah Korea Selatan) pada tanggal 23 November 2010. Dari kantor berita resmi Korut menyatakan bahwa Korut menganggap Korsel akan menyerang (atau mempersiapkan kekuatan untuk menghadapi Korut) Korut melalui latihan bersama dengan US (yang rencana dilaksanakan pada tanggal 28 November 2010). Ketegangan yang berlangsung di Barat Semenanjung Korea ini merupakan dampak dari sisa-sisa pertempuran (yang tidak terselesaikan ) 57 tahun yang lalu. Dalam sejarahnya perseteruan Korea Utara dan Korea Selatan sudah berlangsung sejak tanggal 25 Juni 1950 dan diakhiri pada tanggal 27 Juli 1950 dengan ditandatanganinya Korean Armistice Agreement. Perang saudara ini merupakan kepanjangan tangan dari perang Dingin Antara kepentingan Amerika dan sekutunya (termasuk PBB) sebagai negara adikuasa terhadap kekuatan Komunis (China dan Uni Soviet). Seperti terminologi perang dingin itu sendiri, Korea menjadi korban (seperti layaknya yang dialami Jerman dan Vietnam) dari kepentingan-kepentingan politik negara Adidaya. Dan hal itu masih bersisa sampai detik ini.

Sebenarnya, permasalahan yang terjadi pada tanggal 23 November 2010 mengenai pembombardiran Pulau Yeonpyeong oleh Korea Utara dan Korea Selatan mengklaim wilayah itu masuk dalam teritorinya (kembali pada deklarasi Korean Armistice Agreement). Pihak Korsel yang dibelakangi oleh Amerika kemudian secara sepihak menarik Laut barat semenanjung Korea sebagai batas Negara. Tentu saja keputusan ini tidak bisa diterima dari pihak Korea Utara, karena dari apabila dilihat dari segi pertahanan negara tentunya Korea Utara kesulitan karena secara langsung dikelilingi oleh armada militer Korea Selatan (dan Amerika) diwilayah yang dekat sekali dengan daratan mereka. Selain itu dengan penarikan batas wilayah (yang disebut Northern Limit Line oleh Amerika dan Korsel) tentu saja memisahkan pulau-pulau yang ada diperairan itu dengan Korea Utara. Oleh karena itu pengakuan wilayah yang sepihak itu berakibat besar ketika Korea Selatan merasa Korea utara menembaki wilayah teritorinya. Batas wilayah daratan sudah disepatai oleh kedua negara pada akhir perang Korea yaitu wilayah yang disebut "38 Paralel", namun batas perairan belum disepakati oleh kedua negara. Hal ini yang mampu menjadikan konflik jangka panjang dikemudian hari.

Korea Selatan terutama, merupakan investor besar di wilayah Asia tenggara (termasuk Indonesia) maka apabila benar-benar pecah perang di semenanjung Korea, hal ini tentunya membawa dampak yang kurang baik bagi perkembangan ekonomi Indonesia (yang semakin menguat) dan juga negara-negara lain di Asia Tenggara.


1 komentar:

  1. SAYA ATAS NAMA:PAK KAMARUDIN DARI MALAYSIA

    DULUNYA AKU TIDAK PERCAYA SAMA BANTUAN DARI
    PERAMAL TOGEL,TAPI SEKARANG AKU SUDAH PERCAYA
    KARENA SAYA SUDA MEMBUKTIKA SENDIRI.KARNA ANGKA
    YG DIBERIKAN 4D BENAR2 TEMBUS 100% ALHAMBUHLILLAH
    DPT 450 JUTA.DAN SAYA SELAKU PEMAIN TOGEL,DAN KEPERCAYAAN
    ITU ADALAH SUATU KEMENANGAN DAN SAAT SKRAG SY TEMUKAN
    ORANG YG BISA MENGELUARKAN ANGKA2 GAIB YAITU Aky WOWO
    JIKA ANDA YAKIN DAN PERCAYA NAMANYA ANGKA GOIB ANDA BISA
    HUBUNGI LANSUNG Aky WOWO DI NO_085328880180 atau Lihat SITUS RESMI AKI WOWO
    SAYA
    SUDAH BUKTIKAN SENDIRI ANGKA GOIBNYA DEMIH ALLAH DEMI TUHAN.
    INI KISAH NYAT SAYA.....

    BalasHapus